Jumat, 11 Januari 2013

Model Umum Perusahaan



Model Umum Perusahaan

Pengertian Model
Definisi Model : penyederhanaan dari suatu objek. Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.
Terdapat 4 jenis Model Sistem Umum Dasar,yakni:
Model Fisik ; penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.
Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis(business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.
KEGUNAAN MODEL :
1.      Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2.      Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3.      Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.

Konsep dasar model sistem umum perusahaan
Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan, dan sistem tertutup tidak berhubungan dengan lingkungan
Model sistem umum
Perguruan tinggi umumnya membuka jurusan bisnisdan anda dapat mengambil jurusan yang memberikan anda kesempatan karir yang jelas. Buku ini juga memberikan pengetahuan bisnis secara umum.perinsip  yang terdapat di sini dapat di terapkan dalam berbagai sistem informasi di segala organisasi.wahana yang kita gunakan adalah model sistem umum perusahaan.
Selain memberikan kerangka untuk orientasi,model sistem umum dapat  di jadikan standart untuk pengevaluasi perusahaan yang baru.anda akan mendapatkan elemen dan hubungan tertentu .model tersebut membantu anda untuk mengidentifikasi bagian perusahaan yang menawarkan kesempatan untuk perbaikkan.
sistem fisik
Menunjukkan sistem fisik dari perusahaan yang menstranformasikan sumber input menjadi sumber output.sumber input berasal dari lingkungan  perusahaan,kemudian di transformaikan ,dan sumber di kembalikan ke lingkungan yang sama.sistem fisik perusahaan merupakan sistem terbuka, yang berintraksi dengan lingkungan dengan arus sumber fisik.
Sistem konsep
1.    Sistem  simpul terbuka  . adalah jika sebuah sistem tidak mempunyai simpul feedback  atau mekanisme.tak ada feedback dari sistem tersebut untuk mempengaruhi perubahan yang penting dalam sistem.
2.    Sistem simpul tertutup – adalah sistem yang mempunyai simpul  feedback dan mekanisme kontrol. Sistem ini pemanas yang di kontrol oleh thermostat sesuai dengan diagram.
3.    kontrol manajemen –manajemen menerima informasi yang menjelaskan outpit sistem. Tujuan utama perusahaan sebagai sebuah sistem adalah keberhasilan beberapa jenis output,maka ukuran dari noutput merupakan bagian integral dari kontrol sistem.

Penggunaan model sistem umum
Arus bahan melalui perusahaan manufaktur dan kontrol yang di lakukan oleh manajer , seperti yang di gambarkan oleh model sistem umum,keduanya sangat jelas.tidak begitu mudah untuk menghubungkan model tersebut ke jenis perusahaan yang lain.

Pendekatan Sistem
Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Pemecahan Masalah
Ø  Masalah : Suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian atau keuntungan luar biasa.
Ø  Pemecahan Masalah : Tindakan memberi respon terhadap masalah untuk mengatasi akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungan.

Masalah tidak terstruktur                             = Manajer
Masalah Terstrktur                                          = Komputer
Masalah Semi Terstruktur                            = Manajer & Komputer

Ø  Pentingnya pemecahan masalah didasarkan pada konsekuensinya bukan jumlah waktu.
Ø  Keputusan : Pemilihan suatu strategi atau tindakan
Ø  Pengambilan Keputusan : Tindakan memilih strategi/ aksi yang manajer yakini akan memberikan solusi tebaik atas masalah.


Tahapan pemecahan masalah dengan menggunakan pendekatan system

  1. Usaha Persiapan
Mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah = menyediakan orientasi sistem. Langkah :
ü  Memandang perusahaan sebagai suatu sistem = menggunakan model sistem umum perusahaan.
ü  Mengenali sistem lingkungan = menempatkan perusahaan sebagai suatu sistem dalam lingkungannya.
ü  Mengidentifikasi subsistem perusahaan = subsistem sebagai bentuk area-area fungsional, tingkat-tingkat manajemen sebagai subsitem, arus sumber daya sebagai dasar membagi perusahaan menjadi subsistem.

  1. Usaha Definisi
Identifikasi masalah : Suatu masalah ada atau akan ada.
Pemahaman masalah : mempelajari untuk mencari solusi
Pemicu masalah : sinyal umpan balik yang menunjukkan hal-hal lebih baik atau buruk. Langkah :
ü  Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem : Tiap tingkatan manajemen adalah suatu subsistem.
Yang dilakukan oleh seorang manajer : mempelajari posisi sistem dihubungkan dengan lingkungan, menganalisis sistem menurut subsistem-subsistem.
ü  Menganalisis bagian sistem dalam urutan tertentu. Pada saat mempelajari tiap tingkat system, elemen-elemen sistem dianalisis secara berurutan :
a.       Mengevalusai standar : Standar harus sah, realistic, dimengerti, terukur.
b.      Membandingkan output sistem dengan standar
c.       Mengevaluasi Manajemen
d.      Mengevaluasi pemrosesan Informasi
e.      Mengevaluasi input dan sumber daya input
f.        Mengevaluasi proses tranformasi
g.       Mengevaluasi sumber daya output

3.       Usaha Solusi
ü  Mengidentifikasi solusi alternative
Manajer harus mengidentifikasi bermacam-macam cara untuk memecahkan permasalahan yang sama. Contoh : computer tidak dapat menangani volume aktifitas kegiatan perusahaan, alternatifnya : menambah computer, mengganti computer, mengganti dengan jarinagan computer.
ü  Mengevaluasi solusi alternative : mempertimbangkan kerugian dan keuntungan dari setiap alternative
ü  Memilih solusi terbaik : mengambil satu alternative
ü  Menerapkan solusi terbaik
ü  Membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif : Manajer harus memastikan solusi mencapai kinerja yang direncanakan.

Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah

Ada beberapa faktor pribadi yang mempengaruhi pemecahan masalah.
1. Gaya merasakan masalah
Bagaimana menghadapi masalah ada 3 kategori:
- Penghindar masalah. Yang menghalangi kemungkinan masalah-mengabaikan informasi.
- Pemecah masalah. Tidak mencari masalah tidak juga menghindari masalah. Bila ada masalah akan dipecahkan.
- Pencari masalah. Menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.
2. Gaya mengumpulkan informasi
- Gaya teratur. Mengikuti dan menyaring yang tidak berhubungan dengan bidangnya.
- Gaya menerima. Ingin melihat semua masalah dan menilai informasi tersebut.
3. Gaya menggunakan informasi
- Gaya sistematis. Mengikuti metode/cara yang telah ditetapkan.
- Gaya intuitif. Menyesuaikan pendekatan dengan situasi.
Walau tidak semua manajer mengikuti pendekatan sistem dalam pemecahan masalah, pendekatan sistem merupakan metodologi sistem dasar. Jadi manajer harus bisa menempatkan pendekatan sistem secara perspektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar